Lompat ke isi

Pemerintahan Sementara Republik Prancis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Republik Prancis
République française
1944–1946
Bendera Pemerintahan Sementara Republik Prancis
Bendera
Lambang Pemerintahan Sementara Republik Prancis
Lambang
Semboyan: "Liberté, Égalité, Fraternité"
"Kebebasan, Kesetaraan, Persaudaraan"
Lagu kebangsaan: "La Marseillaise"
  •   Prancis
  •   Protektorat Prancis
  •   Zona pendudukan Prancis di Jerman dan Austria
Kekaisaran kolonial pada tahun 1945. (Prancis ditunjukkan dengan warna biru)
Kekaisaran kolonial pada tahun 1945. (Prancis ditunjukkan dengan warna biru)
StatusPemerintahan sementara
Ibu kotaAljir (de facto, 3 Juni – 31 Agustus 1944)
Paris (de jure; de facto sejak 31 Agustus 1944)
Bahasa umumPrancis
Agama
Negara sekuler

Di Alsace–Lorraine:

PemerintahanTripartisme
Ketua 
• 1944–1946
Charles de Gaulle
• 1946
Félix Gouin
• 1946
Georges Bidault
• 1946–1947
Léon Blum
LegislatifMajelis Nasional
Era SejarahPerang Dunia II
• Proklamasi
3 Juni 1944
6 Juni 1944
15 Agustus 1944
25 Agustus 1944
19 Maret 1945
8 Mei 1945
24 Oktober 1945
27 Oktober 1946
Luas
1946 (termasuk koloni)14.200.000 km2 (5.500.000 sq mi)
Populasi
• 1946 (termasuk koloni)
200.000.000
Mata uangFranc Prancis
Didahului oleh
Digantikan oleh
Prancis Merdeka
Prancis Vichy
Administrasi militer Jerman
Reichskommissariat Belgia-Prancis Utara
Koloni Guyana Prancis, Martinik, Guadeloupe, dan Réunion
Republik Prancis Keempat
Uni Prancis

Pemerintahan Sementara Republik Prancis (PGFR; Prancis: Gouvernement provisoire de la République française, GPRF) adalah pemerintahan sementara Republik Prancis antara tanggal 3 Juni 1944 dan 27 Oktober 1946, menyusul pembebasan wilayah daratan Prancis pasca Operasi Overlord dan Dragoon, serta berlangsung hingga terbentuknya Republik Prancis Keempat. Pembentukannya menandai pemulihan dan pendirian kembali secara resmi Republik Prancis yang bersifat sementara, sekaligus menjamin kesinambungan dengan Republik Prancis Ketiga yang telah berakhir.

Pemerintahan ini menggantikan Komite Pembebasan Nasional Prancis (CFLN), yang sebelumnya bertindak sebagai pemerintahan sementara Prancis di wilayah seberang laut serta wilayah metropolitan (Aljazair dan Korsika) yang telah dibebaskan oleh pasukan Prancis Merdeka. Sebagai pemerintahan Prancis pada masa perang tahun 1944–1945, tujuan utamanya adalah menangani dampak pendudukan Prancis serta melanjutkan perang melawan Jerman sebagai salah satu kekuatan utama Sekutu.

Misi utamanya (di samping perang itu sendiri) adalah mempersiapkan landasan bagi tatanan konstitusional baru yang melahirkan Republik Keempat. Selain itu, Pemerintahan ini juga melakukan sejumlah reformasi dan pengambilan keputusan politik yang penting, seperti memberikan hak pilih kepada perempuan, mendirikan École nationale d'administration, serta meletakkan dasar-dasar jaminan sosial di Prancis.